Gresik (beritajatim.com) – Modus pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi kembali terbongkar di Gresik. Sebanyak 10,858 kilogram ganja ditemukan tersembunyi di dalam tangki bahan bakar sebuah Piaggio Vespa yang hendak dikirim ke luar Pulau Jawa.

Pengiriman kendaraan tersebut gagal berlanjut setelah petugas J&T Cargo di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, mencurigai kondisi tangki motor.

Saat diperiksa, bagian dalam tangki ternyata tidak hanya menyimpan sisa-sisa kendaraan, tetapi puluhan paket ganja yang telah dipadatkan.

Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian melalui layanan Polri Call Center 110. Tim Pamapta bersama Satresnarkoba Polres Gresik langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa paket yang dicurigai.

Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso mengatakan, kecurigaan bermula ketika petugas ekspedisi menjalankan prosedur pemeriksaan kendaraan sebelum dikirim. Tangki bahan bakar harus dipastikan dalam kondisi kosong.

Namun, pemeriksaan justru menemukan benda mencurigakan di dalam tangki Vespa warna cokelat tersebut. “Petugas melakukan pemeriksaan sesuai SOP pengiriman sepeda motor, terutama memastikan tangki BBM kosong. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan barang yang mencurigakan,” katanya, Selasa (15/9/2026).

Polisi kemudian membuka dan memeriksa kendaraan Piaggio Vespa dengan nomor rangka VLX17-25970 dan nomor mesin VLX1M-27524 tersebut. Motor itu diketahui tidak menggunakan pelat nomor.

Hasil pemeriksaan membuat petugas semakin curiga. Di dalam ruang tangki ditemukan 30 kantong plastik berisi batang, daun, serta biji kering yang diduga kuat merupakan ganja. Total barang bukti yang diamankan mencapai 10,858 kilogram bruto.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *