
Surabaya (beritajatim.com) – Sosok Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyapa warga Kota Surabaya dengan warna yang benar-benar berbeda. Jauh dari hiruk-pikuk politik praktis, purnawirawan jenderal bintang empat ini memamerkan sisi artistiknya melalui pameran lukisan tunggal perdana di Voza Tower, Surabaya.
Pameran yang memajang sedikitnya 100 mahakarya lukisan tersebut dibuka secara resmi pada Selasa (15/9/2026) dan disajikan gratis bagi masyarakat umum hingga 29 September 2026 mendatang.
Momentum seni ini kian istimewa berkat peluncuran buku monograf berjudul Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Lanskap Hati Susilo Bambang Yudhoyono karya kurator Suwarno Wisetrotomo bersama pengusaha nasional Hermanto Tanoko.
Di balik sapuan kuas indah di atas kanvas, aktivitas melukis bagi SBY menjadi terapi emosional sekaligus ruang perenungan mendalam pasca-berpulangnya sang istri tercinta, Almh. Ani Yudhoyono.
Sebagian besar karya yang dipamerkan lahir dari kerinduan mendalam, di mana SBY menuangkan kembali estetika jepretan fotografi mendiang Ibu Ani ke dalam wujud lukisan.
Proses kreatif tersebut bahkan tak jarang dilakukan secara spontan di pinggir jalan, pantai, hingga area kaki gunung (plein air painting).
“Ke mana pun saya pergi, selalu ada koper kecil berisi peralatan melukis. Jika melihat pemandangan yang paintable, saya minta berhenti dan langsung melukis di situ,” kenang SBY menceritakan nostalgia proses karyanya.
Kehadiran pameran ini menjadi wahana visual bagi publik untuk menikmati rekam jejak refleksi hati sang purnawirawan melalui pesona lanskap alam Indonesia. [way/ian]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber