
Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra Surabaya resmi mengoperasikan Apple Developer Institute for AI/ML untuk melatih lulusan sarjana menguasai artificial intelligence (AI). Program ini berlangsung penuh waktu selama dua tahun.
Program tersebut merupakan fasilitas ketiga hasil kemitraan Universitas Ciputra dan Apple yang berjalan sejak 2019. Sebanyak 30 peserta terpilih setiap tahun akan menempati fasilitas baru di lantai 22 kampus Surabaya.
“Seluruh upaya di sini dari sisi investasi, penyediaan dana, para trainer, itu semua disupport full oleh Apple,” kata Director Board of Executive Yayasan Ciputra Pendidikan Prof. Denny Bernardus Kurnia Wahjudono, Rabu (16/9/2026).
Denny menilai pola kerja sama ini memberikan dampak nyata pada penyiapan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi modern.
“Ini sebuah pilihan kerja sama yang begitu bagus dari pemerintah, di mana tidak hanya tentang konten lokal, jadi tidak membuat pabrik, tetapi ini adalah peningkatan human capital dari warga Indonesia,” ujar Denny.
Pada tahun pertama, peserta wajib menyelesaikan empat tahap tantangan. Pembelajaran dimulai dari pengolahan data publik, proyek lintas fakultas, eksplorasi sistem Apple, hingga pengerjaan kasus industri pada September sampai Desember 2026.
“Jangan sampai kita menciptakan monster yang nantinya akan membuat kita jadi susah sendiri. Jadi AI harus dipelajari dengan yang namanya responsible AI,” kata Director Apple Developer Institute for AI/ML Universitas Ciputra Prof. Trianggoro Wiradinata.
Trianggoro mengingatkan pentingnya kelayakan etika dalam pemrosesan data sensitif. Peserta yang lolos tahun pertama akan melanjutkan penanganan proyek industri skala besar sepanjang tahun kedua. [ipl/kun]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber