jatimnow.com – Arema FC akan menjamu Persik Kediri dalam lanjutan Super League 2026/2027. Rivalitas tinggi antara kedua suporter ini membuat tim tamu terpaksa datang ke Malang, tanpa suporter.

Persik Mania, dipastikan tak boleh hadir di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada pertandingan yang digelar Jumat (18/9/2026) sore pukul 15.30 WIB.

Rivalitas kedua tim memang cukup tinggi. Pernah terjadi insiden pelemparan bus pada musim 2024/2025 saat Arema FC kalah di kandang sendiri dari Persik Kediri. 

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Bram Hady Sulton, mengatakan, pihaknya sangat concern untuk melancarkan jalannya pertandingan. Guna memastikan pertandingan berjalan dengan aman dan lancar, suporter tim tamu dilarang datang ke stadion.

“Imbauan resmi dikeluarkan Panpel agar suporter tamu tidak dulu hadir dalam away pekan ke-3 Super League 2026/2027 tersebut,” kata Bram Hady Sulton, saat dikonfirmasi pada Rabu (16/9/2026).

“Kami sangat menyambut baik arah kebijakan regulator yang mulai memperbolehkan suporter tamu untuk hadir. Namun, kita semua harus realistis bahwa implementasi di lapangan membutuhkan proses adaptasi dan pematangan yang matang dari semua lini,” ujar Bram Hady Sulton.

Demi menjaga kondusivitas yang telah terbangun, Bram mengimbau secara komunikatif agar suporter Persik Kediri bersedia menahan diri terlebih dahulu untuk tidak hadir langsung di Stadion Kanjuruhan pada laga Jumat ini.  

“Tapi untuk laga tensi tinggi seperti Derby Jatim ini, diperlukan sikap bijak dan persiapan yang jauh lebih matang. Langkah ini kita ambil bersama demi kebaikan yang lebih besar, sembari kita mematangkan mekanisme penyambutan suporter tamu di masa depan,” tegasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *