SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),

SURABAYA (Kabarjawatimur) — Persoalan sengketa lahan dan praktik mafia tanah menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan oleh Komite I DPD

SURABAYA (KABARJAWATIMUR.COM) Coding dan kecerdasan artifisial (AI) bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi telah menjadi bagian penting dari kompetensi masa depan. Berangkat dari urgensi tersebut, Acer Indonesia membawa Acer Edu Tech 2026 ke Surabaya dengan tema “Coding dan AI Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan.”

Forum edukasi tahunan yang telah diselenggarakan di berbagai kota ini menjadi ruang kolaborasi bagi praktisi pendidikan, akademisi, dan pemangku kepentingan di Jawa Timur untuk memperkuat kesiapan sekolah, pendidik, dan siswa dalam menghadapi transformasi digital.

Riko Gunawan, Products & Solutions Director Acer Indonesia, mengatakan, “Transformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Hal yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun cara berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Keterampilan coding dan AI menjadi bagian penting dari proses ini karena dapat membantu mempersiapkan pendidik dan siswa bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta solusi. Melalui Acer Edu Tech 2026, kami ingin mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara industri, akademisi, pemerintah, dan komunitas pendidikan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata Riko Gunawan, Products & Solutions Director Acer Indonesia, Rabu (16/9/2026).

Acer Edu Tech 2026 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengelola institusi pendidikan, akademisi, serta perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kehadiran peserta dengan beragam latar belakang tersebut membuka ruang bagi pertukaran perspektif mengenai tantangan, kebutuhan, dan praktik penerapan teknologi dalam pembelajaran.

Untuk memperkaya pembahasan, Acer Edu Tech 2026 menghadirkan pembicara dengan keahlian yang saling melengkapi. Prof. Anita Lie, M.A., Ed.D., Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Widya Mandala Surabaya, membagikan perspektif akademis mengenai transformasi pendidikan dalam bentuk coding dan kecerdasan artifisial. Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., Guru Besar Program Studi Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya, mengulas pentingnya pembelajaran AI dan coding dalam dunia pendidikan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *