
Pacitan (beritajatim.com) – Sebuah pikap Daihatsu Gran Max terjun ke Sungai Grindulu di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Kamis (17/9/2026) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan empat orang di dalam kendaraan mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Kilometer 29, Dusun Krajan, Desa Ngreco. Pikap bernopol AD 8307 WA tersebut dikemudikan Yoga Eko Pratama, warga Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.
Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan. Sesampainya di lokasi yang merupakan jalan menikung, kendaraan diduga kehilangan kendali karena pengemudi mengantuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Agustaf Yunastianto mengatakan, kecelakaan tersebut masih dalam penanganan petugas. Dugaan awal, kecelakaan terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintasi tikungan.
“Dugaan sementara pengemudi mengantuk, sehingga kendaraan kehilangan kendali saat melintas di jalan menikung,” kata Ipda Agustaf Yunastianto.
Kendaraan kemudian menabrak tiga patok beton pembatas jalan dan sebuah pohon sebelum akhirnya terperosok ke Sungai Grindulu. Benturan tersebut menyebabkan bagian depan, sisi kanan, hingga bak belakang pikap mengalami kerusakan.
Empat orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka dengan kondisi berbeda. Pengemudi Yoga mengalami luka di belakang telinga, muntah darah, hingga sempat mengalami penurunan kesadaran. Saturasi oksigennya dilaporkan sempat turun hingga 66 persen.
Sementara itu, penumpang bernama Sumini mengalami patah tulang iga kiri dan pergelangan tangan kanan. Ismiati mengalami patah tulang selangka kiri serta sejumlah luka lecet. Sedangkan Sri mengalami dislokasi tulang punggung.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber