
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang olahraga lari Soekarno Run BWX di Kabupaten Banyuwangi pada Minggu (20/9). Ajang ini diselenggarakan untuk mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat sekaligus mewariskan nilai-nilai perjuangan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyampaikan bahwa lari dipilih sebagai media untuk menyampaikan semangat Bung Karno kepada masyarakat luas. Menurut dia, nilai tersebut mencakup keberanian, kegigihan, persatuan, dan semangat pantang menyerah.
“Berlari memiliki simbol yang kuat dengan semangat perjuangan. Setiap peserta dituntut untuk terus melangkah, menjaga ketahanan, dan berusaha mencapai garis finis dengan kekuatan sendiri,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9).
Said menerangkan bahwa partisipasi anak muda dalam aktivitas olahraga lari saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan tren tersebut terlihat dari hasil riset Strava yang mencatat kenaikan partisipasi anak muda di klub lari dunia sebesar 59 persen dan di Indonesia mencapai 83 persen.
Di samping itu, riset memperlihatkan satu dari lima Gen Z cenderung empat kali lebih mudah bersosialisasi saat berolahraga. Kondisi ini membuktikan olahraga lari telah berkembang menjadi ruang interaksi sosial sekaligus bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.
Ajang ini juga dirancang untuk mendukung pengembangan sport tourism di Jawa Timur serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Kehadiran para peserta di Banyuwangi diharapkan dapat menggerakkan berbagai sektor pendukung pariwisata daerah.
Said pun menegaskan perputaran ekonomi lokal menjadi salah satu fokus utama dari penyelenggaraan kegiatan ini.
“Kami ingin Soekarno Run tidak berhenti sebagai kompetisi lari, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah tempat event ini diselenggarakan,” kata dia.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber