TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Persoalan ratusan jemaah umrah asal Jombang yang sempat gagal berangkat hingga terlantar di Arab Saudi turut menjadi sorotan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan.

Gus Irfan bahkan mengaku sempat menegur pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muslimat Jombang yang mengoordinasikan keberangkatan para jemaah tersebut.

Teguran itu berkaitan dengan pemilihan PT Annisa Ahmada Travelindo sebagai biro perjalanan yang digunakan untuk memberangkatkan jemaah.

Menurut Gus Irfan, KBIHU yang menghimpun dan mengoordinasikan jemaah dalam jumlah besar semestinya lebih cermat dalam memilih travel, termasuk memastikan kemampuan biro perjalanan tersebut memberikan layanan kepada jemaah.

Hal itu disampaikan Gus Irfan saat ditemui di kediamannya, Pondok Pesantren Al Farros, Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Kamis (17/9/2026) kemarin .

Meski demikian, Gus Irfan belum menyimpulkan adanya keterlibatan KBIHU Muslimat dalam persoalan tersebut.

“Saya tidak berani mengatakan (terlibat), tapi kemarin jujur pengelola KBIHU Muslimat saya tegur,” ucap Gus Irfan dalam keterangan yang ditulis Tribunjatim.com, Jumat (18/9/2026).

Ia menilai persoalan tersebut setidaknya menunjukkan adanya kelalaian dalam proses pemilihan travel.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *