JEMBER – Upaya pencarian korban tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, terus dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan.
Berdasarkan laporan perkembangan terbaru dari Posko Operasi per Jumat (18/9/2026), daftar warga Kabupaten Jember yang dinyatakan hilang dalam musibah ini bertambah menjadi empat orang.
Satu korban tambahan asal Jember yang baru teridentifikasi adalah Mahmud Sahudi (43), warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Mahmud yang bekerja sebagai kernet truk ekspedisi Riki tersebut menambah deretan pekerja transportasi asal Jember yang kini tengah dinantikan kepastian nasibnya oleh pihak keluarga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa seluruh data korban telah dikoordinasikan secara ketat bersama Basarnas/Pos SAR Jember serta BPBD Provinsi Jawa Timur untuk memastikan langkah penanganan terpadu.
“Keempat warga Jember yang terdata berada di kapal saat insiden terjadi dan hingga kini masih dalam proses pencarian adalah Niki Armi Minamri Robby (34) asal Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, M. Abdul Rosyid (30) asal Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Avejaya Ruddinka (44) asal Dusun Krajan, Desa Seputih, Kecamatan Mayag dan terakhir yakni Mahmud Sahudi (43) asal Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu,” ujar Edy.
KMP Virgo Transport 8 tercatat mengangkut sebanyak 243 orang penumpang saat bertolak sebelum musibah terjadi pada Minggu (13/9/2026).
Hingga saat ini, progres evakuasi mencatat total 114 orang telah ditemukan, dengan rincian 108 orang dinyatakan selamat dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia serta 129 orang masih dalam status pencarian (termasuk 4 warga Kabupaten Jember).
Adapun enam korban meninggal dunia yang telah dievakuasi seluruhnya berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di daerah asal masing-masing yakni empat orang asal jawa Timur, sedangkan dua orang dari Jawa Barat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber