Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemkab Bojonegoro menyoroti meningkatnya kesenjangan gender setelah Indeks Ketimpangan Gender (IKG) 2025 tercatat 0,352. Angka tersebut naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 0,225.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat kebijakan pengarusutamaan gender (PUG). Salah satunya melalui peluncuran program Bersama Tegakkan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Forum Kolaboratif dan Lapor Kepenak (BERTAPPA).

Program tersebut diluncurkan di Ruang Angling Dharma lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan PUG yang dibuka Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

“Data IKG ini menjadi pengingat tegas bahwa masih ada pekerjaan besar dalam mengatasi kesenjangan, khususnya di aspek kesehatan reproduksi, pemberdayaan, serta partisipasi ekonomi perempuan,” kata Setyo Wahono. Kamis (18/9/2026).

Menurutnya, PUG tidak boleh hanya dijalankan untuk memenuhi kebutuhan administrasi. Perspektif kesetaraan gender harus masuk dalam seluruh tahapan pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi dan pelaporan.

Ia juga menekankan pentingnya inklusi sosial dalam pembangunan. Pemerintah daerah, kata dia, harus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, lansia, dan penyandang disabilitas. “Pembangunan yang berhasil tidak sekadar mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi memastikan dampaknya dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar pengarusutamaan gender tidak berhenti dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan dalam program pembangunan.

“Melalui Bimtek dan peluncuran inovasi BERTAPPA ini, kami ingin memperkuat kapasitas serta kesadaran bersama mengenai pentingnya kesetaraan gender,” jelas Hernowo.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *