:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/TIGA-HARI-BERUNTUN-Kendaraan-truk-sarat-muatan-pasir-terguling-di-atas-Jemba.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Bangkala menjadi perhatian serius Organisasi Angkutan Darat (Organda).
Terbaru, tiga insiden laka lantas terjadi mulai Sabtu (19/9/2026) hingga Senin (21/9/2026) dengan dua korban tewas pelajar berboncengan di Jalan Raya Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega pada Minggu (20/9/2026) pukul 03.30 WIB.
Dua korban tewas pelajar itu berinisial DN (16) dan HK (16), warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.
Motor Honda Vario nopol M 3760 CR yang dikendarai keduanya bertabrakan adu muka dengan Mitsubishi Minibus nopol S 7477 UN.
Sehari sebelumnya, kendaraan truk sarat muatan pasir terlibat laka lantas tunggal setelah terguling di atas Jembatan Suramadu KM 5,4 pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dua pekan sebelumnya, laju kendaraan truk Fuso sarat muatan pasir nopol M 8508 UH terhenti di tanjakan Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, berjalan mundur hingga menabrak truk dan Toyota Avanza di belakangnya pada Jumat (11/9/2026) pukul 05.00 WIB.
Pengemudi truk di belakang Fuso tewas di lokasi kejadian setelah dua unit kendaraan truk yang sama-sama muatan truk itu terjerembab ke dasar jurang di sisi kanan jalur poros nasional penghubung empat kabupaten di Pulau Madura.
“Pagi tadi (Senin) ada juga laka lantas tunggal sepeda motor di akses Suramadu sisi Madura, alhamulillah pengendara selamat,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kabupaten Bangkalan, Mulyadi kepada TribunJatim, Senin (21/9/2026).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber