SURYA.co.id, MALANG – Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang akrab disapa Guruh Soekarnoputra.

Duka tersebut juga dirasakan masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, termasuk Ketua DPC PDIP Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.

Mia, sapaan akrab Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengatakan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, yakni Guruh Soekarnoputra.

Menurut Mia, Guruh bukan hanya seorang ideolog Marhaenis dan politisi humanis, tetapi juga maestro seni yang mendedikasikan hidupnya untuk keagungan budaya Nusantara.

Bagi masyarakat Kota Malang, menurut Mia, almarhum memiliki kedekatan historis dan tempat yang sangat istimewa.

Mia mengatakan ketokohan Guruh Soekarnoputra terpatri kuat melalui dedikasi nyatanya terhadap ekosistem kreatif dan kebudayaan lokal di Malang.

Salah satu rekam jejak berharga Guruh di Kota Malang, lanjut Mia, adalah perhatian besarnya terhadap eksistensi Museum Musik Indonesia (MMI).

“Jadi beliau sebagai pendiri grup legendaris Guruh Gipsy dan Swara Mahardhika, beliau tidak sekadar berkunjung, tetapi memberikan pengakuan, apresiasi tinggi, serta dukungan moral luar biasa bagi para perawat sejarah musik nasional di kota ini,” terang Mia kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (26/9/2026) malam.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *