
JawaPos.com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak buka suara mengungkap akar masalah kemacetan yang melumpuhkan lalu lintas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Emil secara tegas membantah spekulasi bahwa antrean panjang tersebut disebabkan oleh kurangnya armada kapal atau kondisi air laut yang surut.
“Dua faktor yang paling ditakutkan tidak terjadi. Air tidak surut, kapal tersedia,” kata Emil di Surabaya pada Senin (28/9).
Emil menegaskan, kelumpuhan arus lalu lintas kendaraan logistik Jawa-Bali itu dipicu aksi blokade lebih dari 6 jam yang dilakukan para sopir truk. Mereka memprotes keras kebijakan baru dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan.
Emil menjelaskan, KSOP mengeluarkan aturan pembatasan jumlah truk yang bisa dimuat ke dalam satu kapal. Kebijakan ini, lanjut Emil, sejatinya memiliki dasar teknis yang sangat krusial, yakni demi menghindari risiko kecelakaan kapal laut di Selat Bali.
“Sopir truk merasa resah dengan kebijakan baru ini. Tapi KSOP sendiri juga harus kita pahami, mereka ingin mencegah adanya kecelakaan,” terang mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber