
jatimnow.com – Komplotan pembobol rekening dengan modus penukaran kartu ATM dibongkar aparat kepolisian. Lima residivis diamankan setelah diduga berulang kali menjalankan aksinya di sejumlah wilayah. Sedikitnya 50 orang menjadi korban, dengan kerugian bervariasi, mulai puluhan juta rupiah hingga yang terbesar mencapai lebih dari Rp100 juta.
Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui kerja sama tim kepolisian daerah dengan Bareskrim Polri, termasuk Resmob Bareskrim. Penyelidikan dilakukan selama sekitar satu bulan untuk memastikan identitas dan keterlibatan para pelaku berdasarkan keterangan saksi serta laporan dari sejumlah tempat kejadian perkara.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan modus yang digunakan para tersangka terbilang sederhana.
“Para pelaku mengincar korban yang mengalami kendala saat bertransaksi di mesin ATM. Sasaran mereka terutama mesin ATM yang berada di area terbuka, seperti rest area, pusat perbelanjaan, pujasera, minimarket, hingga lokasi layanan ATM di tempat umum,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.
Sebelum beraksi, pelaku sengaja memasukkan tusuk gigi ke celah mesin ATM. Akibatnya, kartu korban mengalami kendala saat dimasukkan atau digunakan.
Saat korban kesulitan bertransaksi, salah satu pelaku kemudian berpura-pura menawarkan bantuan. Pelaku meminta korban kembali memasukkan kartu ke mesin ATM.
“Saat korban lengah, pelaku mengintip nomor PIN yang dimasukkan. Setelah mengetahui PIN korban, kartu ATM kemudian ditukar dengan kartu lain yang telah disiapkan. Korban biasanya baru menyadari kartunya telah ditukar setelah meninggalkan lokasi,” terangnya.
Polisi menyebut para pelaku bahkan telah menyiapkan sejumlah kartu ATM untuk mendukung aksinya. Kartu-kartu tersebut diperoleh dengan berbagai cara, termasuk memanfaatkan kartu ATM milik orang lain yang tertinggal dan kemudian dititipkan kepada petugas kasir.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber