
SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho
SURABAYA – Moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru di Kota Surabaya mendapat dukungan DPRD. Kebijakan tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperketat pengawasan sekaligus
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Keluhan warga soal buruknya pelayanan air PDAM hingga ketidakakuratan data desil menjadi sorotan dalam reses anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin, di Kecamatan Jambangan, Kamis (1/10/2026).
Dalam reses tahun sidang ketiga masa persidangan pertama Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kelurahan Jambangan dan Kebonsari itu, warga mengungkap sejumlah persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Masalah air bersih menjadi keluhan paling dominan. Warga mengaku debit air PDAM pada pagi hingga sore hari sangat kecil. Bahkan, air yang keluar disebut hanya “kemricik” sehingga tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Ironisnya, kondisi berbeda terjadi pada malam hari. Debit air justru menjadi lebih deras, tetapi kualitas air dikeluhkan keruh.
Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan konsistensi pelayanan air bersih, baik dari sisi debit maupun kualitas.
“Kalau pagi sampai sore airnya kecil, malam memang deras tetapi keruh, tentu warga merasa tidak nyaman. Ini harus menjadi evaluasi bersama,” ujar Tubagus Lukman Amin.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber