Surabaya (beritajatim.com) – Pelantikan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Oktober 2026. Jadwal ini ditetapkan setelah kampus memadatkan seluruh tahapan seleksi calon rektor.

Proses percepatan tersebut ditargetkan rampung hanya dalam waktu dua puluh hari. Seluruh berkas administrasi dan hasil penilaian kampus dipastikan terkirim ke kantor pusat Kementerian Agama (Kemenag) RI pada 9 Oktober 2026. Fleksibilitas pemadatan waktu itu mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 68.

“Regulasi mengatur batas waktu paling lama, bukan paling singkat. Jika panitia, senat, dan komisi seleksi bergerak cepat, proses pemilihan ini bisa tuntas sekitar 20 hari,” jelas Inspektur Jenderal Kemenag RI, Khairunnas saat Rapat Koordinasi di UINSA Surabaya, Jumat (25/9/2026) lalu.

Panitia penjaringan mengawali jadwal seleksi melalui tahapan pendaftaran dan penerimaan dokumen bakal calon rektor hingga 2 Oktober 2026.

Berkas pendaftar yang masuk langsung melewati tahapan verifikasi administrasi pada 5 Oktober 2026. Pada hari yang sama, nama-nama kandidat yang memenuhi syarat akan diumumkan dan diserahkan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UINSA.

“Setiap percepatan jadwal penjaringan harus didasarkan pada kepatuhan penuh terhadap aturan baku. Kita harus memastikan prosedur berjalan legal dan transparan agar tidak memicu celah hukum atau gugatan,” tegas Khairunnas.

Pihak rektorat kemudian melanjutkan nama-nama kandidat lolos ke tingkat senat universitas. Anggota senat bersiap menggelar rapat tertutup pada 7 Oktober 2026 untuk memberikan pertimbangan kualitatif kepada masing-masing calon rektor.

Hasil penilaian senat diserahkan kembali kepada rektorat pada 8 Oktober 2026 untuk diteruskan ke Jakarta. Kesepakatan ini diambil untuk menjamin universitas segera memiliki pemimpin definitif tanpa melanggar prosedur hukum.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *