
Malang, aktual.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Malang. Tiga siswa berbakat dari SD Unggulan Permata Jingga, Kecamatan Pakis, sukses mengharumkan nama sekolah dan daerahnya setelah keluar sebagai Juara I dalam ajang Kompetisi Juara Kelas Indonesia 2026 Tingkat Regional (Provinsi Jawa Timur).
Ketiga siswa berprestasi tersebut adalah Asma Khairunnisa, Yahya Al-Fatih, dan Moosa Askari Supriadi. Keberhasilan gemilang ini diraih setelah melalui rangkaian kompetisi ketat yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026.
Sebagai informasi, Juara Kelas Indonesia adalah sebuah kompetisi akademik tingkat nasional khusus untuk murid Sekolah Dasar (SD). Lebih dari sekadar lomba, acara ini dirancang sebagai platform edukatif bermakna yang disiarkan luas melalui televisi dan media digital lainnya, dengan tujuan untuk menumbuhkan kecintaan belajar dan menyebarkan nilai karakter kepada seluruh murid di Indonesia
Dalam pandangan Cak Nun tentang pendidikan anak, terdapat empat fondasi utama yang penting ditanamkan dan diperkuat sejak usia dini, yaitu akhlak, kedisiplinan, kemampuan berhitung sekaligus memperhitungkan, serta kecakapan dalam menguasai teknologi informasi.
Akhlak menjadi pondasi dalam membentuk pribadi yang memiliki nilai, arah, dan rasa tanggung jawab. Kemampuan intelektual yang dimiliki seorang anak perlu berjalan beriringan dengan moralitas, sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara tepat dan memberikan manfaat bagi sesama.
Selain akhlak, disiplin juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter yang kuat. Kebiasaan hidup disiplin mengajarkan anak untuk menghargai waktu, menjalankan tanggung jawab, mengontrol diri, serta membangun konsistensi dalam menyelesaikan berbagai kewajibannya.
Adapun kemampuan berhitung dan memperhitungkan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memahami angka atau matematika. Kemampuan ini mencakup kecakapan dalam membaca keadaan, menganalisis berbagai kemungkinan, memperkirakan risiko, memahami dampak dari setiap pilihan, hingga menentukan keputusan secara matang.
Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, penguasaan teknologi informasi juga menjadi bekal yang semakin penting bagi generasi muda. Anak-anak tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami, mengembangkan, dan menggunakannya secara kreatif serta produktif dalam menjawab berbagai persoalan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber