jatimnow.com – Lebih dari sekadar sajian pemuas dahaga, secangkir kopi menyimpan narasi panjang tentang kondisi tanah, asal usul biji, hingga teknik penyeduhan.

Memahami keunikan tersebut, Kokoon Hotel Banyuwangi merilis program edukasi Coffee Lab Kopipedia bagi para tamu dan pecinta kopi.

Inovasi ini menghadirkan 12 varian biji kopi pilihan. Sebanyak 11 di antaranya dipetik langsung dari perkebunan lokal di Kalibaru dan Gombengsari, Banyuwangi, sementara satu varian lainnya mendatangkan biji kopi khas Gayo, Aceh.

Para pengunjung diajak membedah satu varian biji kopi favorit untuk diseduh menggunakan enam metode berbeda. Pilihan teknik penyeduhan mencakup V60, tubruk, French press, siphon, Vietnamese drip, hingga cold brew.

Meskipun berasal dari biji kopi yang sama, variasi metode seduh tersebut menghasilkan profil aroma, tingkat kepekatan (body), rasa, hingga aftertaste yang berbeda di lidah.

General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengangkat potensi komoditas lokal agar lebih dikenal wisatawan.

“Kami ingin memberi pengalaman lebih dari sekadar minum kopi. Lewat Kopipedia, tamu bisa mengenal ragam kopi sekitar Banyuwangi dan mengapresiasi kekayaan karakter biji kopi lokal,” ujar Weni.

Pengalaman interaktif tersebut dipandu langsung oleh tim profesional yang memberikan penjelasan detail di setiap tahapan penyeduhan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *