
Surabaya, blok-a.com – Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur memastikan ketersediaan jagung untuk kebutuhan peternak di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman. Hingga 7 Oktober 2026, sebanyak 100.699 ton jagung telah disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A, mengatakan penyaluran tersebut merupakan bagian dari pagu SPHP Jagung Jawa Timur yang mencapai 133.867 ton.
Dengan realisasi 100.699 ton, penyaluran SPHP Jagung di Jawa Timur telah mencapai sekitar 75,22 persen dari total pagu yang ditetapkan.
Langgeng memastikan, peternak tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan jagung untuk kebutuhan pakan. Sebab, selain stok yang tersedia di Jawa Timur, BULOG juga tengah mendatangkan tambahan pasokan dari sejumlah wilayah sentra produksi jagung.
“Jadi kami sampaikan bahwa peternak tidak perlu khawatir karena secara stok jagung yang dikelola BULOG Jawa Timur sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran SPHP Jagung,” ujar Langgeng, Kamis (8/10/2026).
Saat ini, stok jagung yang tersedia di Jawa Timur mencapai 6.437 ton. Selain itu, BULOG juga tengah menerima pengiriman jagung dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), serta Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Fokus kami saat ini adalah mempercepat pergerakan stok dan penyaluran kepada para peternak yang membutuhkan, sehingga tidak ada kendala distribusi yang menghambat peternak memperoleh jagung,” tegasnya.
Secara nasional, program SPHP Jagung juga terus digenjot BULOG. Dari total alokasi sekitar 241.972 ton, realisasi penyaluran hingga 7 Oktober 2026 telah mencapai 185.699 ton atau sekitar 76,7 persen.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber