
Banyuwangi, blok-a.com – Nasib tragis menimpa ASR (21), pengendara sepeda motor warga Desa Awar-Awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo. Ia meninggal dunia di tempat setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Banyuwangi – Situbondo, Kamis (08/10/2026) pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Astrea Legend Nopol P-5397-ZB kontra Bus Mercedes Benz PT. Titian Mas Jaya Abadi Nopol AE-7516-A, beruntun ke Bus Hino PT. Putra Pandawa Karya Nopol K-7634-OC.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.50 WIB di dekat Masjid Nurul Karim, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang merupakan jalur nasional.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, Bus Mercedes Benz yang dikemudikan HN (56), warga Lombok Timur, dengan kernet AM (41), membawa 32 penumpang, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, bus tersebut berusaha mendahului truk di depannya sehingga mengambil haluan ke kanan.
Pada saat bersamaan, lanjut dia lagi, dari arah berlawanan, utara ke selatan, melaju Bus Hino yang dikemudikan BH (44), warga Jepara, dengan kernet IS (42), membawa 30 penumpang.
“Untuk menghindari tabrakan, Bus Hino mengurangi kecepatan dan mengambil haluan ke kiri hingga roda kiri turun ke bahu jalan untuk memberi jalan,” beber Ipda Pepri.
Namun nahas, di belakang Bus Hino tersebut juga melaju sepeda motor Honda Astrea Legend yang dikendarai ASR. Karena jarak terlalu dekat dan tidak mampu menguasai laju kendaraan, motor korban menabrak bagian belakang sebelah kanan Bus Hino.
“Benturan itu membuat pengendara motor terjatuh ke kanan dan terlindas Bus Mercedes Benz yang melaju dari arah berlawanan,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber