
Kota Malang, blok-a.com – KONI Kota Malang mulai mempersiapkan atlet pentathlon untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya. Sebagai cabang olahraga yang masih relatif baru, pembinaan dilakukan dengan menggandeng sejumlah cabang olahraga untuk menjaring atlet potensial.
Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, mengatakan pentathlon membutuhkan koordinasi lintas cabang olahraga karena menggabungkan tiga disiplin, yakni lari, menembak, dan renang.
Menindaklanjuti itu, KONI Kota Malang bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), cabang olahraga menembak, serta renang, untuk mencari bibit atlet yang sesuai dengan kebutuhan pentathlon.
“Kalau kita langsung membentuk tim dari pentathlon itu sangat kesulitan, sehingga kita koordinasi dengan PASI. Di mana PASI itu juga banyak atlet-atlet yang sekiranya belum bisa masuk di Porprov, tetapi mempunyai kapasitas yang bagus untuk lari,” kata Joko saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10/2026).
Ia menambahkan, penjaringan atlet dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki masing-masing calon atlet. Kerja sama lintas cabang olahraga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan atlet untuk tiga disiplin yang dipertandingkan.
“Pentathlon ini kan tiga cabor jadi satu yakni lari, menembak, sama renang. Mau tidak mau kita harus kerja sama dengan renang, dengan menembak, sama lari ini,” jelasnya.
Joko menyebut, pentathlon belum memiliki catatan prestasi di Porprov karena pada penyelenggaraan sebelumnya masih berstatus ekshibisi. Porprov Jawa Timur 2027 di Surabaya menjadi kesempatan bagi Kota Malang untuk mulai mengejar prestasi pada cabang olahraga tersebut.
Untuk ajang tersebut, KONI Kota Malang menargetkan dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu dari pentathlon.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber