jatimnow.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Timur demo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Malang hingga Madura yang resah terhadap berbagai persoalan yang masih terjadi hingga hari ini.

Ketua BEM Universitas Airlangga (UNAIR) Rizqi Senja menjelaskan kegiatan yang digelar di Grahadi ini bukan sebuah aksi masa. Menurutnya, kegiatan ini lebih disebut sebagai aksi simbolik untuk menyampaikan keresahan mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang masih terjadi hingga hari ini.

Rizqi menjelaskan, aksi simbolik ini menjadi salah satu cara mahasiswa menyampaikan keresahan terhadap kondisi yang ada. Mahasiswa menilai masih terdapat berbagai persoalan salah satunya yaitu bencana yang terjadi dalam negeri ini yang belum ditangani secara menyeluruh oleh pemegang kekuasaan.

“Bagi mahasiswa, penyampaian aspirasi ini menjadi bagian penting dalam upaya untuk mengingatkan pemerintah agar lebih serius dalam melihat dan menyelesaikan persoalan negara,” tambahnya.

Aksi tersebut juga menjadi bentuk sikap mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Mahasiswa ingin memastikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik tidak hanya dibicarakan, tetapi mendapatkan penyelesaian yang jelas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pemerintah dapat menangkap pesan yang disampaikan dan menjadikan sebagai bahan evaluasi. Aksi simbolik di Grahadi itu menjadi penanda bahwa mahasiswa masih mengambil peran dalam mengawasi jalannya kekuasaan serta menyampaikan suara masyarakat.

Aktivitas bisnis UMKM juga menunjukkan penguatan, tercermin dari Indeks Bisnis UMKM yang meningkat dari 102,5 pada akhir 2025 menjadi 104,7 pada Triwulan I 2026.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *