
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan Labfor Polri turun tangan untuk memeriksa sampel makanan yang diduga jadi pemicu keracunan.
Ia menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan Labfor bertujuan untuk mengungkap penyebab kejadian keracunan massal itu secara ilmiah.
“Pemeriksaan Labfor tersebut merupakan bagian dari proses untuk mengetahui secara ilmiah penyebab kejadian tersebut,” ujarnya.
Jules mengatakan, soal hasilnya pihaknya masih menunggu hasil resmi dari pemeriksaan Labfor beserta perkembangan penanganan kasus dari kepolisian setempat.
Sebelumnya, ratusan santri dan pelajar di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis, Selasa (1/9).
Setidaknya ada 566 santri dan pelajar di 19 lembaga pendidikan lain di Tanggulangin yang mengalami keracunan. 88 di antaranya masih dirawat intensif di rumah sakit.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber