
SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),
SURABAYA (KabarJawatimur) — Pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi ajang evaluasi Komisi C DPRD Surabaya terhadap sejumlah program Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain menyoroti
SURABAYA (KabarJawatimur) — Pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi ajang evaluasi Komisi C DPRD Surabaya terhadap sejumlah program Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Selain menyoroti efektivitas program Lahsamor dan alokasi Rp13 miliar untuk pembangunan jamban, dewan menemukan perbedaan signifikan antara data anggaran yang disampaikan DLH dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati mengatakan, perbedaan data tersebut perlu segera diluruskan agar pembahasan anggaran tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Di TAPD anggarannya dikurangi Rp24 miliar DLH, tapi di DLH tadi anggarannya bertambah Rp190 miliar,” ujar Aning, Selasa (1/9/2026).
Menurut Aning, Komisi C masih membutuhkan penjelasan dan penyajian data yang lebih rinci dari DLH. Ia menduga perbedaan tersebut bisa terjadi karena penyampaian data yang belum tepat.
“Sehingga, kita masih butuh penyajian data. Mungkin penyajiannya yang keliru. Sehingga, kita panggil lagi untuk menyajikan secara lebih tepat,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber