Jumlah korbanĀ keracunan diduga akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terus bertambah hingga mencapai 566 orang, per Rabu (2/9).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Lakhsmie Herawati Yuwantina mengungkapkan, jumlah tersebut merupakan gabungan dari data pasien sebelumnya ditambah temuan kasus baru.

Lakhsmie mengatakan, mayoritas korban memang merupakan santri dan santriwati Pesantren Manbaul Hikam. Namun ada pula siswa 19 lembaga pendidikan di sekitar Tanggulangin yang terdampak.

Mereka mengalami gejala mual, muntah dan pusing usai mengonsumsi makanan dari SPPG Kalitengah Tanggulangin tersebut, pada Selasa (1/9).

Dari total korban tersebut, sebanyak 88 orang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit yang telah disiagakan Pemkab Sidoarjo. Lakhsmie menyebut kondisi para pasien saat ini dalam keadaan stabil.

“Secara umum yang opname stabil. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan sampai ke perawatan khusus, enggak ada. Dirawat inap biasa,” katanya.

Ia menambahkan, korban yang baru dievakuasi turut disebar ke beberapa fasilitas kesehatan kapasitas yang tersedia. Yakni RSUD RT Notopuro, RS Delta Surya, RS Siti Hajar, RS Pusura, RS Aisyiyah, RS Bhayangkara, RS Arafah Anwar, dan RS Assakinah Medika.

“Rumah sakit umum dan ya nanti tergantung dari kapasitas di rumah sakit umum. Kemungkinan tadi kalau enggak salah di RS Delta Surya juga ada. Nanti kita lihat lagi, kita petakan lagi,” ujarnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *