
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Harianjogja.com, SIDOARJO— Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026).
Para santri yang mengalami keluhan kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Selasa malam, sebanyak 259 santri tercatat menjalani perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, sementara puluhan lainnya mendapat penanganan di rumah sakit berbeda.
Informasi yang dihimpun menyebutkan para santri mulai merasakan keluhan setelah menyantap makanan MBG yang telah diberikan di lingkungan pesantren. Gejala yang muncul antara lain mual, pusing, dan muntah.
Pihak pesantren kemudian melakukan evakuasi terhadap santri yang mengalami gejala. Mereka dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, dan RS Delta Surya Sidoarjo.
Di RS Delta Surya, para santri mulai berdatangan sekitar pukul 18.00 WIB. Sejumlah pasien terlihat mendapatkan penanganan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Salah satu tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut mengatakan terdapat sekitar 13 santri yang saat itu telah menjalani perawatan di IGD. Pihak rumah sakit juga bersiap menerima tambahan pasien dari Pondok Pesantren Manbaul Hikmah.
“Saat ini kondisi pasien sudah ditangani, ada 13 orang. Para pasien mulai masuk sejak pukul 18.00 WIB,” ujar petugas kesehatan yang enggan disebutkan namanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber