Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana memanggil seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seluruh kota/kabupaten buntut keracunan massal terhadap 664 santri dan pelajar di Kabupaten Sidoarjo.

Adhy Karyono Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur menjelaskan, langkah tersebut diambil karena masih terjadinya kasus keracunan meskipun dapur telah mengantongi SLHS dan sarana prasarana sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

“Pertama, sebagai pemerintah, ini terjadi kesekian kalinya. Tentu sangat prihatin. Walaupun SLHS sudah, pengawasan sudah dilakukan, ternyata di luar kemampuan kami juga mereka melakukan sesuatu yang berakibat fatal,” ujar Adhy dalam pernyataannya, Kamis (3/9/2026).

Adhy menegaskan, pemerintah provinsi tidak ingin kasus keracunan berhenti pada tahap pemberian sanksi saja. Namun evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dapur MBG menjadi fokus utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Saat ini, Satgas MBG masih melakukan pendalaman dan telah melaporkan kasus secara berkala kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *