Kabupaten Malang, blok-a.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus melakukan penanganan dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Hingga 2 September 2026, distribusi air bersih telah mencapai 1.001.300 liter untuk lima desa di empat kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, menyampaikan distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

Lima desa tersebut yakni Desa Sumberagung, Kedungbanteng dan Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, serta Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo.

“Secara keseluruhan, dampak kekeringan tercatat mencapai sekitar 2.657 kepala keluarga atau 8.479 jiwa,” kata Purwoto, Kamis (3/9/2026).

Ia mengungkapkan, distribusi terbesar dilakukan di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, dengan total 259.800 liter. Kemudian Desa Sumberagung sebanyak 190.000 liter, Desa Tumpakrejo 155.000 liter, Desa Kedungbanteng 105.000 liter, Desa Sumberoto 54.800 liter, Puskesmas Sitiarjo 60.000 liter, serta Desa Sitiarjo 20.000 liter.

Pada 2 September 2026 saja, BPBD Kabupaten Malang mencatat distribusi air bersih sebanyak 35.000 liter menggunakan dua armada dalam tujuh rit. Rinciannya, 20.000 liter dikirim ke Desa Sitiarjo dan 15.000 liter ke Desa Kedungbanteng.

“Di tengah penanganan kekeringan, kami juga tetap melakukan pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah). Posko tanggap darurat beroperasi selama 24 jam dengan sistem dua shift,” tambahnya.

Pada Shift 1, petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan tebu di Kecamatan Pagelaran dan kebakaran lahan bambu di Kecamatan Lawang. Petugas juga melakukan koordinasi karhutlah di kawasan Trisula Jarak Ijo.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *