
Kota Malang, blok-a.com – Arema FC mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0. Tiga dari empat gol Singo Edan lahir melalui skema bola mati yang menjadi senjata utama tim besutan Marcos Santos.
Bermain di hadapan 1.767 suporter, Arema langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang pada menit ke-2 melalui tendangan Gabi yang masih melebar di sisi kanan gawang Isenmulang.
Enam menit berselang, Arema akhirnya membuka keunggulan. Tendangan kaki kanan John Alfarizi dari sisi kanan pertahanan Isenmulang, hasil kolaborasi dengan Gabi dan Vinicius, berhasil membobol gawang Jefri. Arema unggul 1-0.
Singo Edan kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Sepak pojok Gustavo Franca berhasil dimanfaatkan Diego Landis untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Isenmulang sempat mendapatkan peluang memperkecil ketertinggalan pada menit ke-24 setelah Vinicius Ferreira dilanggar Achmad Maulana di kotak penalti. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.
Memasuki akhir babak pertama, Arema terus menekan. Pada menit ke-45+5, skema sepak pojok Franca kembali menghasilkan gol. Bola hasil tandukan John Alfarizi diteruskan Marco Vinicius untuk membawa Arema unggul 3-0 hingga turun minum.
Selepas jeda, Arema masih memegang kendali permainan. Tandukan Landis pada menit ke-53 yang memanfaatkan umpan Franca masih mampu ditepis Jefri.
Arema akhirnya mencetak gol keempat pada menit ke-85. Pemain anyar Singo Edan, Mauro Zijlstra, memanfaatkan sepak pojok Franca dan bola muntah dari Hansamu Yama untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber