
Kediri (beritajatim.com) – PC PARFI Kediri menggandeng PD PARFI Jawa Timur menggelar workshop acting bertema “Bakat Akting Gak Hadir di Depan Cermin”. Kegiatan yang menghadirkan aktor sekaligus praktisi perfilman Susilo Badar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13-15 November 2026.
Workshop ini menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat yang ingin serius mengembangkan kemampuan akting sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia perfilman di Jawa Timur.
Ketua PC PARFI Kediri, Ellya Destiara Permata, yang juga merupakan penulis skenario di Koentji Cinema, mengatakan geliat industri perfilman di Jawa Timur saat ini semakin menarik perhatian.
Menurutnya, semakin banyak produksi film layar lebar yang memilih Jawa Timur sebagai lokasi pengambilan gambar. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pemeran dari daerah untuk terlibat dalam produksi.
Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan akting dan pemahaman mengenai dunia profesional perfilman.
“Saat ini di Jawa Timur, termasuk Kediri, perfilman sedang menarik perhatian banyak orang. Banyak film layar lebar yang mengambil lokasi di Jawa Timur dan meminta beberapa pemeran dari daerah untuk ikut berperan. Namun, masih banyak pemeran yang belum mengetahui bagaimana cara berperan dengan baik dan benar,” paparnya.
Menurut Ellya, kebutuhan terhadap pemeran lokal menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kompetensi. Karena itu, workshop dirancang tidak hanya untuk anggota PARFI.
PC PARFI Kediri membuka kegiatan tersebut bagi masyarakat umum yang memiliki minat dan keseriusan mempelajari dunia akting.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber