
Vinanda Prameswati mengajak generasi muda bijak menghadapi perkembangan teknologi dan ketidakpastian masa depan.
Generasi muda diingatkan agar tidak terjebak FOMO, perilaku konsumtif, pinjol hingga judol.
Pengajian menjadi bagian rangkaian Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026.
Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, lebih bijak menghadapi perkembangan teknologi dan berbagai ketidakpastian kehidupan. Menurutnya, kemudahan yang diberikan dunia digital juga membawa tantangan yang dapat memengaruhi cara masyarakat menjalani kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Vinanda saat mengikuti pengajian bersama Habib Husein Ja’far Al Hadar di Kota Kediri. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Vinanda mengatakan generasi muda saat ini hidup pada masa yang dipenuhi berbagai pertanyaan. Mulai dari persoalan masa depan, cara menghadapi kehidupan yang penuh ketidakpastian, hingga bagaimana menjadi pemuda yang religius dan produktif.
Di sisi lain, generasi muda juga menghadapi berbagai godaan di ruang digital, seperti fear of missing out (FOMO), perilaku konsumtif, pinjaman online (pinjol) hingga judi online (judol).
Hampir setiap hari masyarakat juga tidak dapat lepas dari dunia digital. Penggunaan gawai lebih dari tiga jam sehari, menurut Vinanda, telah menjadi hal yang umum sehingga diperlukan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber