jatimnow.com – Jas putih dan toga hukum menjadi pemandangan tak biasa dalam prosesi wisuda Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya di Dyandra Convention Center, Minggu (6/9/2026).

Di antara ratusan wisudawan, terdapat sekitar 25 dokter yang baru saja menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum. Mereka terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, hingga dokter hewan.

Para dokter itu menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Unitomo melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Jalur tersebut memungkinkan pengalaman dan pembelajaran yang telah diperoleh sebelumnya diakui sebagai bagian dari proses pendidikan.

Salah satunya Trianggoro Budisulistyo, Sehari-hari, Trianggoro dikenal sebagai dokter spesialis neurologi sekaligus dosen. Setelah mengikuti pendidikan hukum, kini gelar S.H. melengkapi namanya.

Trianggoro mengaku pengalaman bertahun-tahun menangani pasien membuatnya menyadari bahwa persoalan dalam praktik kedokteran tidak selalu bisa dijawab dengan ilmu medis.

“Kalau dikaitkan dengan minat saya, motivasi saya untuk belajar tentang ilmu hukum dan jenjang selanjutnya, maka kalau kita tahu itu kan dalam kehidupan sehari-hari ada suatu tata aturan yang perlu diterapkan, dipahami dengan perspektif yang sama sehingga hubungan kita dengan lingkungan, dengan orang lain itu bisa terasa nyaman, terasa kondusif ataupun memberikan vibe yang positif,” kata Trianggoro.

Sebagai dokter spesialis saraf, Trianggoro terbiasa menghadapi pasien yang membutuhkan proses pengobatan panjang.

Pasien pascastroke, misalnya, tidak selalu bisa langsung pulih setelah mendapatkan tindakan medis. Terapi membutuhkan waktu, ketepatan, serta kepatuhan pasien dan keluarga.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *