
Kediri (ANTARA) – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur, dengan dua penerbangan dibatalkan pada Minggu.
General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan sebagai bentuk penyesuaian operasional akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas kami,” kata Rahmat dalam keterangan di Kediri, Minggu.
Dua penerbangan yang dibatalkan tersebut yakni IU 356 rute Jakarta (CGK)-Dhoho (DHX) dengan jadwal tiba pukul 11.50 WIB dan IU 357 rute Dhoho (DHX)-Jakarta (CGK) yang dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WIB.
Pihak Bandara Internasional Dhoho Kediri mengimbau pengguna jasa untuk mengecek status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta kemungkinan dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.
“Sebagai pengelola bandara, kami terus memastikan kesiapan fasilitas, personel, dan layanan bandara serta melakukan penyesuaian operasional sesuai dengan kondisi dan arahan dari pihak yang berwenang,” ujarnya.
Rahmat menegaskan Bandara Internasional Dhoho Kediri akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan operasional penerbangan dapat berlangsung aman sesuai kondisi terkini.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber