
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendorong percepatan pengembangan kawasan tebu sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian gula nasional.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (5/9/2026) mengatakan, HKTI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Oleh karena itu, koordinasi antara HKTI, pemerintah daerah, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) perlu terus diperkuat.
Menurut dia, salah satu target yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah pengembangan tanaman tebu. Kabupaten Bojonegoro mendapatkan target perluasan area tanam tebu seluas 2.597,5 hektare.
Di sisi lain, Pemkab Bojonegoro menilai peluang pengembangan kawasan tebu masih cukup besar. Optimalisasi lahan yang tersedia menjadi salah satu strategi untuk mengejar target tersebut.
“Kita melihat potensinya sebenarnya banyak sekali. Ketersediaan lahan untuk pengembangan tebu masih banyak,” jelasnya.
Pemetaan tersebut juga mencakup lahan yang berada dalam skema kerja sama pengelolaan. Pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah sejak dini terhadap lahan yang masa kerja samanya dengan pihak lain akan berakhir agar dapat diarahkan menjadi kawasan produktif.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani mengatakan, pengembangan kawasan tebu di Bojonegoro merupakan bagian dari dukungan terhadap target pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.
Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan penambahan area tanam tebu secara nasional hingga sekitar satu juta hektare.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber