KOMPAS.com – Lima santri dari Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia karena keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kelima santri yang dikabarkan meninggal itu disebut berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin. 

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks. Memang ada dugaan keracunan massal MBG di ponpes tersebut, tetapi tidak ada santri yang meninggal dunia.

Data per Rabu (2/9/2026) siang, jumlah korban keracunan tersebut mencapai 566 korban. Sebanyak 88 korban harus menjalani perawatan intensif.

Narasi lima santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo meninggal karena keracunan MBG dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada awal September 2026.

Turut Berduka atas musibah MBG makan bergizi gratis yg terjadi di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam Tanggulangi Sidoarjo. Sementara korban meninggal sudah 5 orang santri

Kabar meninggalnya sejumlah santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo yang diduga karena keracunan massal MBG telah beberapa kali beredar.

Misalnya, narasi di Threads yang menyebutkan 12 santri meninggal. Ada pula narasi yang mengeklaim 10 santri meninggal karena keracunan MBG.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *