Mojokerto, blok-a.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan suasana khidmat dan penuh keakraban di Sekretariat PWI, Jalan Pekayon No. 99, Kota Mojokerto, Senin malam (7/9/2026).

Acara yang dikemas sederhana ini dihadiri oleh jajaran pengurus PWI setempat serta tamu undangan khusus dari unsur kepolisian, termasuk Kapolsek Pacet AKP M.K. Umam, Kasihumas Polres Mojokerto Iptu Toni Wicaksono, dan Kasihumas Polresta Mojokerto Iptu Sutanto.

Kemeriahan acara terlihat saat sesi interaksi peserta melalui permainan memecahkan balon berisi uang tunai dengan nominal beragam. Momen tersebut dinilai sebagai simbol kehangatan dan silaturahmi keluarga besar insan pers di wilayah Mojokerto Raya.

Ketua Panitia, M. Zainudin, menjelaskan bahwa konsep acara sengaja dibuat minimalis dan terbatas untuk anggota internal.

“Yang terpenting adalah kebersamaan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Di balik nuansa kekeluargaan, Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, menekankan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi spiritual bagi wartawan. Ia berharap kegiatan keagamaan rutin seperti tadarus dan Maulid dapat memperkuat nilai moral di tengah kesibukan profesi jurnalistik.

“Kita berharap mendapatkan syafaat dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Aminuddin.

Dalam tausiahnya, Ustaz Rahman mengajak para wartawan mengimplementasikan empat sifat utama Rasulullah: Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas). Ia mengingatkan bahwa kejujuran adalah pondasi utama jurnalisme.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *