Bojonegoro (beritajatim.com) – Sutik (75) dan Paniti (45), ibu dan anak warga Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, tewas setelah diduga tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan, Kamis (10/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di area persawahan Dusun Pager, Desa Sidomukti. Saat itu, Sutik dan Paniti hendak pergi ke sawah untuk menanam padi. Keduanya diduga tersengat aliran listrik ketika memasuki area persawahan yang dipasangi jebakan tikus beraliran listrik.

Kejadian tersebut diketahui Jari, warga yang juga hendak pergi ke sawah. Saat melihat kedua korban telah tergeletak, Jari kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga setempat. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Polsek Kasiman.

Petugas Polsek Kasiman bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro dan tenaga medis Puskesmas Kasiman kemudian mendatangi lokasi kejadian. Kedua korban dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan luar.

Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka bakar pada tubuh kedua korban. Paniti mengalami luka bakar pada jari tengah tangan kiri. Sementara Sutik mengalami luka bakar pada sela ibu jari dan telunjuk tangan kanan serta luka bakar pada paha kanan berukuran sekitar 15 x 4 sentimeter.

Petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pemasangan jebakan tikus beraliran listrik. Barang tersebut antara lain gulungan kawat listrik sepanjang sekitar 10 meter dan cagak bambu sepanjang sekitar 50 sentimeter.

Kapolsek Kasiman AKP Mochamad Khambali membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap kedua korban.

“Petugas sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap kedua korban,” kata AKP Khambali.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *