Kebakaran melanda dua ruangan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.50 WIB, Rabu (9/9), diduga akibat korsleting arus listrik di ruang gizi atau dapur.

Direktur Utama (Dirut) RSSA Malang dr. Mohammad Bachtiar Budianto mengatakan dugaan awal dari penyelidikan internal sementara menunjukkan api muncul dari ruang dapur atau ruang gizi. Area yang terbakar sekitar 300 meter persegi.

“Dugaan sementara ini api berasal dari hubungan pendek arus listrik yang berada di atap ruang dapur. Sementara ini ada sekitar 300 meter persegi, dengan kerugian materiil atas kejadian ini diperkirakan sekitar Rp 900 juta,” kata Bachtiar saat konferensi pers Rabu (9/9) malam.

Ia mengakui RSSA sebagai salah satu rumah sakit tua yang tengah melakukan pembaruan sistem prasarana bangunan, termasuk instalasi kelistrikan.

Dari sana, masih ada beberapa sistem kelistrikan lama, diduga kabel-kabel yang berumur tua terkelupas hingga memicu kebakaran.

“Kami saat ini dalam proses perbaikan atau pembaruan jaringan listrik. Saat ini kami memang masih mencapai 60 persen, kurang 40 persen. Namanya ruangan-ruangan pelayanan itu kan rumah sakit tidak bisa menghentikan secara bersamaan. Jadi yang pertama, memang kemungkinan, kemungkinan itu ya mungkin kabel-kabel yang lama yang aus,” terangnya.

Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi. Kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran.

Bachtiar memastikan pelayanan makanan bagi pasien rawat inap tetap berjalan. Karena ruang gizi atau dapur terdampak kebakaran, RSSA sementara bekerja sama dengan pihak katering.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *