
Kebakaran melanda Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, tepatnya di area layanan gizi hingga merembet ke bagian atap.
Direktur Utama RSSA dr Mochamad Bachtiar Budianto memperkirakan nilai kerugian karena kebakaran ini mencapai sekitar Rp900 juta.
“Tentang kerugian sudah kami perkirakan secara kasar Rp900 juta,” kata Bachtiar, Rabu (9/9).
Bachtiar mengakui ini merupakan kebakaran kedua yang terjadi di RSSA, meski dengan lokasi dan penyebab yang berbeda dari kejadian sebelumnya pada 2019 silam.
“Betul memang kebakaran ini yang kedua, hanya berbeda lokasi dan kejadian atau penyebabnya,” ujarnya.
Bachtiar menjelaskan RSSA merupakan rumah sakit besar yang dibangun secara bertahap, bukan sebagai bangunan terpadu sejak awal, sehingga proses pembaruan jaringan listrik pun belum sepenuhnya rampung.
“Rumah sakit yang mohon maaf sebesar ini dan dibangun bertahap, tidak langsung dari awal bangunan terpadu kami mengakui dalam proses pembaruan jaringan listrik,” ujarnya.
Bachtiar mengungkapkan saat ini pembaruan jaringan listrik baru mencapai 60 persen, sementara sisanya belum bisa dituntaskan karena layanan rumah sakit tidak bisa dihentikan secara bersamaan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber