
Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII yang digelar Universitas Jember (Unej) pada pada 8-10 September 2026 mendongkrak sektor ekonomi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Rektor Unej Iwan Taruna mengatakan penyelenggaraan Peksiminas XVIII memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar kegiatan seni mahasiswa karena kehadiran delegasi dari berbagai provinsi turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Jember.
“Hotel-hotel di Jember penuh dan pedagang di sekitar kampus tentu mendapatkan berkahnya, sehingga dapat meningkatkan PAD daerah. Itu wujud kontribusi kami ke Kabupaten Jember,” kata Iwan dalam keterangannya di Jember, Kamis.
Ia mengatakan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional di Unej merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah karena kampus tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga dapat menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ketika ribuan mahasiswa dan pendamping datang ke Jember, tentu ada pergerakan ekonomi yang mengikuti. Mereka membutuhkan tempat menginap, makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Momentum Peksiminas diharapkan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Jember,” katanya.
Sementara itu, beragam produk unggulan dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Jember juga dipamerkan di Pasar Peksiminas selama kegiatan pekan seni itu berlangsung.
“Tidak hanya menjadi panggung kompetisi seni mahasiswa dari 32 provinsi di Indonesia, namun kami juga memperkenalkan produk UMKM Jember kepada ribuan mahasiswa dan delegasi dari berbagai daerah melalui Pasar Peksiminas,” kata Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Timur Fendi Setiawan.
Sebanyak 24 tenant baik dari unit usaha internal Unej maupun pelaku UMKM Jember hadir dalam Pasar Peksiminas tersebut, bahkan menjadi salah satu ruang interaksi peserta sekaligus etalase produk lokal selama pelaksanaan kegiatan seni mahasiswa se-Indonesia itu.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber