Madiun (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam penguasaan bahasa asing dengan membentuk kelompok belajar bahasa Inggris, sekaligus mendukung visi pemda setempat Madiun Mendunia.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi ASN untuk mendukung komunikasi sekaligus memperkuat peran pemerintah dalam membawa nama Kota Madiun ke tingkat global.

“Salah satu cara dalam mewujudkan visi Madiun Mendunia secara internal pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kota, salah satunya dengan mengajak ASN untuk bisa menguasai bahasa, yang pertama ini bahasa Inggris,” ujarnya saat menutup Pelatihan Bahasa Inggris sekaligus meresmikan Kelompok Belajar Bahasa Inggris ASN Kota Madiun di Ruang 13 Balai Kota, Rabu.

Menurutnya, pelatihan bahasa Inggris merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Madiun dalam mempercepat visi Madiun Mendunia. Setelah pelatihan, para peserta tidak hanya diharapkan mampu berbahasa Inggris, tetapi juga menjadi penggerak ke semua ASN melalui komunitas yang telah dibentuk.

Melalui kelompok belajar bahasa Inggris, sebanyak 60 ASN mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua angkatan. Materi yang diberikan meliputi speaking, listening, vocabulary, pronunciation, conversation, hingga penggunaan bahasa Inggris dalam konteks pekerjaan dan komunikasi profesional.

Plt Wali Kota meminta komunitas tersebut harus menjadi ruang untuk melahirkan ide dan program yang tetap bersinergi dengan program Pemerintah Kota Madiun. Ia juga berencana memperkuat lagi kemampuan 60 peserta sebagai angkatan pertama sebelum kembali membuka pelatihan berikutnya.

“Saya harapkan dari komunitas ini nanti muncul ide-ide dari ASN untuk membuat kegiatan maupun program yang mana programnya tetap sinergi dengan program Pemerintah Kota dalam mewujudkan Kota Madiun mendunia,” katanya.

Plt wali kota menambahkan, para peserta juga memiliki tugas untuk membentuk komunitas bahasa Inggris sekaligus merancang kegiatan yang dapat mempromosikan Kota Madiun. Ia berharap kemampuan tersebut tidak berhenti sebagai kompetensi individu, tetapi turut menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah ke dunia.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *