Sidoarjo (beritajatim.com) – Progres proyek rehabilitasi Pasar Taman, Sidoarjo, dinilai berjalan lamban. Temuan tersebut diketahui setelah Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Pasar Taman pada Kamis (10/9/2026).

Selain progres pembangunan yang tertinggal, Wabup Mimik juga menemukan pekerjaan saluran air yang masih belum berjalan atau berada pada angka 0 persen. Ia turut menyoroti kualitas pembangunan pagar yang dinilai tidak sesuai harapan.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan pula sejumlah pekerjaan yang diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Di beberapa pekerjaan kita temukan pekerjaan yang tidak sesuai spek. Temuan-temuan ini nanti kita kaji lagi supaya ke depannya pekerjaan sesuai spek dan lebih baik,” ungkap Mimik.

Wabup Mimik menegaskan bahwa setiap proyek yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus dikerjakan secara profesional dan sesuai aturan. Ia meminta tidak ada pelaksana proyek yang bekerja tanpa memperhatikan kualitas maupun ketentuan kontrak.

Ia meminta kontraktor segera mengejar ketertinggalan pekerjaan dengan tetap menjaga kualitas hasil pembangunan. Menurutnya, percepatan pekerjaan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan spesifikasi teknis yang telah disepakati.

Wabup Mimik juga membuka kemungkinan pemberian sanksi tegas apabila kontraktor tidak menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan kewajibannya, termasuk opsi pemutusan kontrak.

“Kalau memang ada proyek yang sudah tidak sesuai, tidak komitmen, ya putus kontrak. Jangan main-main dengan menggunakan anggaran APBD, ini nanti juga kita laporkan ke bupati,” tegasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *