:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423010/original/052335800_1764050640-tahu_campur_munaji.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Surabaya dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner tradisional yang masih bertahan di tengah gempuran makanan modern, dan tahu campur menjadi salah satu hidangan khas yang terus dicari oleh warga lokal maupun wisatawan karena menawarkan perpaduan kuah petis, daging sapi, tahu goreng, mie kuning, selada, serta perkedel singkong dalam satu sajian yang kaya rasa.
Di berbagai sudut Kota Pahlawan, sejumlah warung hingga depot tahu campur telah berkembang menjadi destinasi kuliner yang memiliki pelanggan setia selama bertahun-tahun, bahkan beberapa di antaranya sudah dikenal lintas generasi karena konsisten mempertahankan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Menariknya, setiap penjual memiliki racikan dan karakteristik tersendiri, mulai dari penggunaan petis yang lebih kuat, kuah yang lebih ringan, hingga pilihan potongan daging dan kikil yang melimpah, sehingga membuat pecinta kuliner selalu penasaran untuk membandingkan dan menemukan tahu campur favorit mereka.
Tahu Campur H. ABD. Mahfud Asli Kalasan yang berada di kawasan Jalan Kalasan menjadi salah satu nama paling populer ketika berbicara mengenai tahu campur legendaris di Surabaya karena memiliki jumlah ulasan yang sangat besar dan dikenal luas oleh masyarakat setempat.
Warung ini dikenal menghadirkan kombinasi kuah petis yang kaya rasa dengan potongan daging sapi yang melimpah sehingga menghasilkan cita rasa khas yang konsisten dipertahankan selama bertahun-tahun.
Lokasinya yang mudah dijangkau serta ketersediaan layanan makan di tempat, pesan bawa pulang, hingga pengantaran membuat tempat ini menjadi pilihan banyak pelanggan dari berbagai wilayah Surabaya.
Berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono Nomor 106, Tahu Campur Cak Sadak dikenal sebagai salah satu tujuan kuliner sore hingga malam hari yang selalu ramai dikunjungi pelanggan.
Keunggulan tempat ini terletak pada penyajian tahu campur dengan komposisi bahan yang seimbang sehingga menghasilkan perpaduan tekstur antara tahu goreng, mie kuning, selada segar, dan kuah petis yang harmonis.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber