
Banyuwangi, Jawa Timur (ANTARA) – Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas mengatakan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi ke Jember dan sekitarnya sudah kembali lancar setelah sempat mengalami kendala.
“Kunjungan ini untuk memastikan distribusi BBM di wilayah Banyuwangi, Jember, Situbondo dan Bondowoso dapat dijalankan,” kata Wahyudi saat berkunjung ke IT Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.
Wahyudi menuturkan bahwa beberapa hari yang lalu distribusi BBM ke sejumlah wilayah yang menjadi tanggung jawab IT Tanjung Wangi terkendala karena adanya kepadatan kendaraan di sekitar Pelabuhan Ketapang.
Ia mengatakan antrean kendaraan ke Pelabuhan Ketapang sempat mengular dan mengakibatkan distribusi BBM ke sejumlah daerah terutama di Jember tersendat.
Wahyudi menjelaskan, ketika kondisi normal, yaitu antrean kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan Ketapang kurang dari 2 kilometer, maka distribusi berjalan normal.
“Peningkatan kendaraan-kendaraan dengan tonase besar yang akan menggunakan fasilitas penyeberangan naik hingga 12 persen, otomatis terjadi antrean yang meluber dari fasilitas penampungan ASDP maupun Pelindo hingga mengganggu dan terjadi kepadatan di jalan utama,” ujar dia.
Gangguan terjadi pada saat kendaraan pengangkut BBM akan masuk ke IT Tanjung Wangi, di mana keterlambatan bisa 4-8 jam, katanya menambahkan.
“Ini cukup menyita waktu, sehingga distribusi BBM yang terjauh contohnya Banyuwangi Selatan, Jember, Situbondo dan Bondowoso itu terganggu kondisinya,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber