BANGKALAN, KOMPAS.com – Rencana pembangunan industri padat karya di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai berjalan. Dua investor asal China dan Uni Emirat Arab (UEA) datang langsung untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Wiraraja Madura Internasional.

Penandatanganan itu dilaksanakan di Pendopo Agung Bupati Bangkalan dan melibatkan semua pihak. Dua investor yang terlibat yakni dari Odasco LCC Uni Emirat Arab dan Suzhou Artisans Decoration Engineering Co., Ltd dari China.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa penandatanganan ini sebagai bentuk langkah serius untuk menjalankan industri di Madura terutama di Bangkalan.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan nantinya akan menyiapkan calon tenaga kerja yang akan dibutuhkan untuk menjalankan industri tersebut.

“Nanti kami akan menyiapkan tenaga kerjanya. Kita juga akan komunikasi dengan UTM agar lulusan dari sana bisa diserap. Kami juga meminta agar 80 persen tenaga harus dari Bangkalan,” ujar Lukman, Kamis (10/9/2026).

Lukman mengatakan, permintaan kuota tenaga kerja lokal itu telah disepakati sejak awal oleh Pemkab Bangkalan dan para investor.

Bahkan, Pemkab akan segera membentuk Peraturan Daerah (Perda) baru yang akan mengatur tentang investasi dan proporsi penyerapan tenaga kerja lokal.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *