
jatimnow.com – Proses pembersihan bekas vandalisme pada kereta antik peninggalan Bupati Kediri pertama di Jalan Glinding, Dusun Kartosari, Desa Kandat, Kecamatan Kandat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, hampir mencapai 90 persen.
Staf Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Achmad Khudori, mengatakan bahwa pemulihan aksi vandalisme pada Cikar Mbah Gleyor bisa rampung sebelum hari Minggu (13/9/2026).
“Sekarang hampir 90 persen. Bisa jadi ini selesai sebelum hari Minggu,” katanya saat dikonfirmasi Jumat (11/9/2026).
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan pembersihan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar empat hari.
“Insya Allah targetnya empat hari lah sudah selesai. Dan kelihatan hasilnya sudah semua yang dilakukan perusakan yang dilakukan kemarin sudah bisa dibersihkan walaupun kita perlu waktu mungkin ya tetap 4 hari itu Insyaallah sudah maksimal nanti bisa kita lakukan,” ujarnya Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, Situs Mbah Gleyor telah masuk dalam inventarisasi pemerintah daerah. Setelah proses pemulihan selesai, pihaknya berencana memasang papan informasi atau plang di lokasi.
Papan tersebut nantinya akan memuat informasi mengenai status inventarisasi serta narasi sejarah Situs Mbah Gleyor. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat mengetahui keberadaan sekaligus nilai sejarah peninggalan tersebut.
Tak hanya pemulihan, pemerintah juga menyiapkan langkah pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber