Kawasan Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger (TNBTS) kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini adalah peristiwa kedua setelah kebakaran pada Agustus lalu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengatakan, kebakaran kali ini terjadi pada Kamis sore (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB, di kawasan Savana Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Akibat tertiup angin kencang, api dengan cepat meluas hingga ke arah Lembah Watangan atau yang dikenal dengan Bukit Teletubbies.

“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Probolinggo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS), TNI, Polri, dan relawan langsung merespons dengan upaya pemadaman,” kata Satriyo, Jumat (11/9).

Namun, kata Satriyo, medan yang terjal dan sulit dijangkau membuat pemadaman lewat jalur darat belum bisa dilakukan. Karena itu sejak Jumat pagi, Tim BPBD Jatim mengerahkan helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi water bombing.

Helikopter dengan kapasitas bucket 1000 liter itu mengambil air dari Danau Ranu Pani, Senduro, Lumajang, untuk dijatuhkan di sejumlah titik kebakaran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengungkapkan bahwa hingga pukul 12.00 WIB hari ini, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali dengan total air yang dicurahkan mencapai 17.000 liter.

“Karena kondisi di lokasi saat ini kabutnya sangat tebal, water bombing sementara tidak bisa kita lanjutkan demi faktor keselamatan,” ucapnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *