
Sidoarjo, IDN Times – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan ratusan santri dan siswa keracunan. Hasilnya, setidaknya ada tiga jenis bakteri yang ditemukan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati mengatakan, tiga jenis bakteri iru adalah Escherichia coli atau E. coli, Staphillococcus aureus dan Bacillus cereus. Bakteri tersebut ditemukan dalam sampel makanan dan hasil muntahan yang telah diuji.
“Pada umumnya kasus keracunan pangan, yang ditemukan E. coli, Staphillococcus aureus dan Bacillus cereus. Dari seluruh sampel makanan diambil dan muntahan,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).
Diberitakan sebelumnya, hasil laboratorium dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo sudah keluar. Ada satu sampel yang ditemukan positif bakteri.
Ketua Satgas MBG Sidoarjo, M Ainur Rohman membernarkan hal tersebut. Dari beberapa sampel yang diuji, terdapat satu sampel yang dinyatakan positif mengandung bakteri.
“Ada, ada satu yang positif gitu, tapi kan saya enggak hafal. Ini apa yang positif,” ujar Ainur kepada IDN Times, Jumat (11/9/2026). Tetapi, dia tak bisa menyebut, apa jenis bakterinya.
Hasil laboratorium itu kemudian diserahkan kepada Dinas Kesehatan Sidoarjo. Nantinya, Dinas Kesehatan yang akan menjelaskan secara detail. “Kami sudah laporkan ke Bupati,” ungkap dia.
Ainur menuturkan, hasil laboratorium itu juga akan dijadikan sebagai bahan investigasi penyebab ratusan santri dan siswa keracunan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber