
Gresik (beritajatim.com) – Tumpukan bata ringan diduga menjadi pijakan pelaku untuk membobol Toko Bangunan UD IS di Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV dan membuat pemilik toko kehilangan uang tunai sekitar Rp40 juta.
Pencurian diperkirakan terjadi saat toko dalam keadaan tutup pada Kamis (10/9/2026). Namun, pemilik baru mengetahui tokonya menjadi sasaran pencurian pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat hendak membuka toko, pemilik mendapati kondisi bagian dalam toko sudah berantakan. Laci meja terlihat tidak seperti semula. Setelah dilakukan pemeriksaan, uang tunai yang sebelumnya disimpan di dalam laci serta sebuah kaleng biskuit ternyata telah raib.
Total uang yang hilang ditaksir mencapai Rp40 juta. Sebelum kejadian, pemilik meninggalkan toko setelah mengunci pintu dari luar.
Petunjuk mengenai cara pelaku masuk mulai terungkap dari rekaman CCTV. Pelaku diduga memanfaatkan tumpukan bata ringan yang berada di sekitar toko untuk memanjat hingga mencapai bagian atas tembok samping.
Dari bagian tersebut, pelaku kemudian masuk ke area toko. Setelah berada di dalam, pelaku mengambil uang yang tersimpan di laci meja dan membawa kabur kaleng biskuit yang juga digunakan untuk menyimpan uang.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Menganti. Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi di sekitar lokasi.
Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Menurutnya, polisi masih memburu pelaku yang diduga masuk ke toko melalui bagian samping.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber