
Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Kepolisian Resor (Polres) Malang mengirimkan tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan seluruh petugas gabungan yang menangani peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo dari sisi wilayah Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kepala Seksi Dokkes Polres Malang Penata I, Anita Rahmawati di Jemplang, Minggu, mengatakan beberapa personel tim gabungan terindikasi mulai mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk dan pusing.
“Kami hari ini memeriksa kondisi kesehatan anggota yang menangani kebakaran di sini, mulai tekanan darah sampai menanyakan kondisi badan bagaimana, dari situ ada yang mengeluh batuk dan ada yang pusing,” kata Anita.
Pihaknya juga sempat merawat salah satu anggota dari personel gabungan yang mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri.
Meski demikian, ia memastikan luka bakar tersebut masih dalam kategori ringan dan telah mendapatkan pengobatan.
Perihal kondisi batuk yang dikeluhkan sejumlah petugas, kata dia, bisa disebabkan karena faktor paparan asap dan ditambah kondisi udara kering, karena kemarau di kawasan Bromo.
Selain itu, kondisi fisik yang turun karena kelelahan juga dapat memicu munculnya keluhan dari petugas.
“Kalau yang pusing karena memang asap ini kan membuat kualitas udara menjadi kurang bagus, sehingga aliran oksigen ke otak berkurang, banyak yang pusing tadi terus tensi darah ada yang tinggi mungkin karena kurang istirahat,” ujar dia.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber